Dalam buku “Straight talk to men” penulis Dr. James Dobson memberi kesaksian tentang keluarganya dimana Dr. James yang terlalu sibuk dengan kerjaannya dan karirnya tapi disatu sisi dia kehilangan waktu bersama keluarga yang dicintainya. Anaknya yang baru balita menangis ketika melihat ayahnya pergi bekerja. Dr. James akhirnya sadar ketika ditegur oleh ayahnya melalui surat yang menyatakan bahwa cucunya sedang tumbuh dalam keadaan yang rusak secara moral. Dan tidak otomatis iman itu turun kepada anaknya. Dibutuhkan waktu untuk berdoa dan mendidik bersama dalam jalanNya Tuhan.
Mari kita lihat kembali Alkitab kita. Didalam Alkitab ada seorang imam yang dipakai Tuhan. Dia adalah imam Eli tapi bagaimana dengan keluarganya apakah anak-anak imam Eli dipakai Tuhan? Kita bisa baca dalam 1 Samuel 2-4. Imam Eli gagal dalam mendisiplinkan anak-anaknya. Dengan melihat contoh itu, Samuel, seseorang yang suci dan merupakan seorang yang sangat luar biasa dipakai Tuhan gagal juga dalam membina keluarganya, lihat di 1 Samuel 8. Kehidupan kerohanian Samuel yang luar biasa tidak otomatis diturunkan ke anak-anaknya.
Misi mengenalkan anak-anak kita ke dalam iman kepada kristus adalah seperti perlombaan lari estafet. Dimana ayah kita berlari dalam jalurnya dan membawa sebuah tongkat yang mengambarkan iman dalam Kristus dan pada waktu yang tepat memberikan tongkat itu kepada kita. Kita juga harus berlari dalam jalur kita sendiri dan pada waktunya akan memberikan tongkat itu kepada anak kita. Kemudian anak kita juga harus berlari dalam jalurnya sendiri. Menurut pelatih lari, hal terpenting dalam lari estafet adalah dalam perpindahan tongkat.
Jadi prioritas utama didalam hidup ini menurut nilai Kristen yang terpenting adalah mewariskan tongkat itu (iman kepada Yesus Kristus) kepada anak kita. Pemberian tongkat ini memperlukan waktu khusus untuk kita berdoa dan menunjukan iman tersebut kepada anak kita. Sehebat apapun kita didalam karier atau pelayanan tidak otomatis anak kita akan menuruti jejak kita.
Sumber: buku straight talk to men




MEMBANGUN PRIA MEMBANGUN GEREJA TRANSFORMASI BANGSA
6:13 AM
Jaringan Pria Sejati, Cibubur (CMN)


Print this page
0 komentar:
Post a Comment