Menjadi Laki-laki adalah Masalah Kelahiran Tetapi
Menjadi Pria Sejati adalah Masalah Pilihan

JPS Cibubur - CMN

MEMBANGUN PRIA MEMBANGUN GEREJA TRANSFORMASI BANGSA

36.000 laki-laki Pemimpin pelatihan di 108 negara. Selama lebih dari 30 tahun Jaringan Pria Kristen telah menjadi gerakan global yang sangat efektif, pendeta dan pemimpin didedikasikan untuk pelatihan para pria!

MENJADI LAKI-LAKI ADALAH MASALAH KELAHIRAN TETAPI MENJADI PRIA SEJATI ADALAH MASALAH PILIHAN


Cristian Men's Network (CMN) adalah sebuah pelayanan pria Kristen, yang didirikan oleh Alm. DR. Edwin Louis Cole pada tahun 1979. pelayanan ini telah menjadi berkat bagi para pria di lebih 220 negara dan melayani jutaan pria melalui pertemuan pria Kristen, retreat, pelayanan gereja, video, radio, televisi, buku, kaset, dan siaran satelit.

Jutaan pria telah mengalami perubahan hidup, perkawinan yang dipulihkan, hubungan yang dipulihkan, pelayan-pelayan Tuhan bangkit dan dikuatkan.
Di Indonesia, pelayanan ini lahir pada tahun 1997 dan baru pada tahun 1999 di resmikan secara Internasional di Texas, Amerika Serikat. sejak berdiri sampai akhir tahun 2007, CMN Indonesia telah memuridkan lebih dari 60.000 pria yang berasal dari berbagai gereja, denominasi, lembaga kekristenan, perusahaan, institusi, badan pemerintahan. saat ini, pemuridan pria ini telah tersebar di lebih dari 22 kota, 52 area pemuridan. dan juga sudah sampai ke-10 negara. bahkan lebih dari 1.000 gereja lokal yang sudah pernah terlibat ikut dalam pemuridan pria ini.

KESEMPURNAAN SEORANG PRIA DAN KESERUPAAN DENGAN KRISTUS ADALAH HAL YANG SAMA

CMN berasal dari bermacam-macam Gereja & untuk Gereja yang adalah Tubuh Kristus
CMN adalah Christian Men's Network (Jaringan/Komunitas Pria Sejati)
CMN adalah "partner" Gereja
CMN "mendukung penuh" Pertumbuhan Gereja-gereja di Indonesia

Penguatan "AKAR" (para pria) dilakukan oleh CMN hingga diletakkan kembali (berasal) di "MEDIA / WADAH" (Gereja) manapun akan semakin kokoh, kuat, bertumbuh & berbuah.

Kami "para pria" yang telah di"training" oleh CMN amat sangat berterima kasih, kami telah merasakan berkat & hikmat atas pekerjaan, keluarga & sosialisasi hubungan dimanapun kami berada termasuk Gereja dimana kami berasal.

Harapan kami; Semoga kerjasama CMN dengan Gereja/Institusi/Perusahaan/dll di Indonesia terus terjalin & semakin banyak Pria yang "disempurnakan".

Kami ada untuk menjadi berkat bagi semua.

CMN Cibubur adalah Jaringan Pria Sejati (Christian Men's Network) yang berlokasi di:

RuKan Cibubur Country, Blok RBO-J, No. 8, Cikeas - Cibubur.
Telp: (62-21) 290 99 873 Fax: (62-21) 290 99 874

Pertemuan Komuni dilakukan tiap hari Selasa, jam 19.30 s/d selesai.

Humas: Bpk. Emil, HP No.: 082112162620 atau 087775626466

Bila ada saran ataupun kritik, mohon dikirimkan melalui email ke: cmn.cibubur@yahoo.com


Perubahan Bukanlah Suatu Perubahan Sampai Terjadi Suatu Perubahan

Mohon dukungan doa & restu para sahabat agar kami diberikan kekuatan, kemampuan & ketulusan oleh Tuhan kita Yesus Kristus, untuk dapat menjangkau sahabat-sahabat pria lain di wilayah: cibubur, cileungsi, cibinong, jonggol, cikeas & sekitarnya sehingga di dalam Yesus Kristus; hidup mereka dapat diubah, pernikahan & hubungan mereka dapat dipulihkan. Amin.


Friday, July 15, 2011

Decy Lang : Hidup Saya Diubahkan

Awalnya saya bertemu dengan komunitas orang-orang Manado, dimana gaya hidup mereka hampir sama dengan saya, hidup bebas, tanpa aturan. Kemudian masyarakat sekitar rumah tempat kami berkumpul mulai resah. Mereka memperhatikan bahwa kami keluar-masuk membawa perempuan-perempuan. Kemudian terjadi keributan besar. Kami mati-matian mempertahankan rumah itu, karena kami tidak mau keluar dari situ. Senjata-senjata tajam pun sudah kami persiapkan, bahkan di sela-sela sofa pun ada.
Setelah itu, tidak ada keinginan untuk hidup tenang, kami berbuat onar semaunya. Apapun kami lakukan. Naik taxi tidak pernah bayar, ketika sudah sampai di tempat tujuan, kami tekan tombol argometer sehingga kembali ke angka nol. Sopir taxi tersebut kami pukuli dan kami suruh pergi.
Suatu saat ketika kami sedang mabuk-mabukan hingga lepas control, saya sedang mengendarai mobil dan kebut-kebutan dengan seorang warga asing. Saya ikuti dia sampai ke rumahnya. Dan sebelum teman-teman saya sadar apa yang mau saya lakukan, saya sudah turun dan memukuli orang asing tersebut, sampai satpam rumahnya keluar dan saya kabur.
Saya pikir kejadian itu sudah selesai, tapi ternyata, kami diikuti polisi. Saya diberi tanda dari belakang supaya saya menepi, akan tetapi saya tidak mau tunduk dan saya mencoba kabur. Akan tetapi, akhirnya kami tetap tertangkap karena keempat ban mobil kami sudah ditembaki. Saya dibawa masuk ke mobil polisi tersebut. Saya mencoba untuk kabur lagi, namun ternyata mobil tersebut tidak dapat dibuka kuncinya dari dalam. Akhirnya saya masuk tahanan, namun tidak lama, karena bantuan teman, saya langsung bisa keluar.
Sifat brutal dan keganasan saya sebenarnya sudah tumbuh sejak remaja. Ketika saya melihat senior-senior dan teman-teman saya berkelahi, saya merasa senang dan terlihat sangat mengasyikkan. Yang saya rasakan pada saat melihat darah yang keluar dari musuh saya, saya merasa bergetar, dan merasa lebih bersemangat. Seperti mendapatkan doping, saya menjadi semakin bersemangat untuk menghajar musuh saya terus-menerus.
Guru saya pun pernah menjadi sasaran kebrutalan saya. Suatu hari, saya dimarahi di depan kelas oleh guru tersebut. Setelah selesai sekolah, saya hampiri beliau ketika hendak pulang. Saya remas kemaluannya, sampai beliau berteriak. Saya mengancamnya, bila sekali lagi saya diperlakukan seperti itu, akan saya hajar beliau. Dan reaksi guru tersebut hanya diam. Saya tahu, bahwa kasus ini akan dilaporkan kepada ketua yayasan. Namun ketika saya bertemu ketua yayasan, beliau hanya melihat saya sambil menggeleng-gelengkan kepala, dan kasus itu selesai begitu saja.
Selain di dunia kriminal, saya juga pribadi yang buas untuk urusan wanita. Bagi saya, setiap perempuan adalah hal yang mengasyikkan, dan saya boleh memilikinya. Jadi mau atau tidak mau, saya akan berusaha sampai wanita itu mau dengan saya. Tetapi tidak untuk dipacari, hanya untuk berhubungan seksual saja. Ketika saya check-in di hotel, pasangan saya berkata, “Ayo kak, kita masuk saja, mengapa di luar? Malu dilihat orang.” Tetapi saya menyuruh dia masuk terlebih dahulu.
Kemudian lewat sepasang lelaki dan wanita. Saya berpikir, tidak mungkin mereka adalah suami-isteri. Saya menanyakan kepada mereka apakah mereka pasangan atau bukan, tetapi mereka pikir saya aparat. Tapi saya mengatakan bahwa saya bukan aparat. Lalu saya mengajak mereka untuk bergabung di kamar saya. Setelah mereka masuk, saya bahkan tidak mau menutup pintu. Lelaki yang saya ajak itu ketakutan, takut ditangkap polisi.
Saat itu pikiran saya tidak pada pasangan saya, karena saya sudah bosan karena sudah sering dengan dia. Yang saya pikirkan adalah tukar guling, “tukar guling, tukar sambil guling-gulingan.”  Bila dihitung berapa banyak wanita yang pernah tidur dengan saya, baik yang suka maupun tidak suka, sudah lebih dari seratus. Sudah tidak bisa saya hitung. Karena dalam sehari bisa ada dua wanita, melakukan hubungan seksual bertiga.
Karena sudah bosan dengan hubungan seks bertiga, saya mulai mencoba perbuatan bejat lain. Karena sudah bosan bila langsung berhubungan, saya lebih senang bila pasangan saya tidak senang. Saya mau perempuan itu memberontak, sehingga kita bertengkar dan saya memukulnya hingga berdarah-darah. Pada saat perempuan tersebut lemah tak berdaya dan mengeluarkan darah dari bibirnya yang pecah, pada saat itulah nafsu saya menggebu-gebu seperti api yang disiram bensin. Saya tidak mengerti apakah saya puas atau tidak, yang saya tahu adalah hal itu menyenangkan, mantap, asyik!!! Tidak ada rasa bersalah dan berdosa. Bila tidak bertemu lagi dengan wanita itu, masih banyak wanita yang lain.
Pada saat sebuah tawaran untuk membunuh datang, saya bertemu dengan seorang pria muda yang mengobrak-abrik perasaan saya. Saya memang kenal, tidak terlalu dekat dengan orang itu. Saya diajak ngobrol ke tempat makan. Dalam pikiran saya, adalah pekerjaan baru. Namun pembicaraannya mengarah langsung ke sasaran. Saya mulai curiga bahwa dia adalah aparat. Sampai pada saat dia berkata, “Bung, ingat di bukit ada 3 pribadi yang di salib.” Saya berpikir, “Waduh, bukannya kerjaan, malah bicara salib.” “Yang satu, kita tahu bahwa dia adalah Yesus, dan yang dua itu adalah penjahat. Bung, masih banyak orang yang lebih jahat dari Bung. Mau ga Bung bertobat?” demikian katanya. Saya berpikir, “Ini anak kemarin sore, sudah bicara tobat.” Akan tetapi saya tidak bisa memberontak di sana.
Hati saya merasa galau, akhirnya saya diantar pulang oleh dia, dan dia memaksa untuk mendoakan saya. Saya langsung merasa lemas sekujur tubuh. Dengkul saya lemas dua-duanya. Orang boleh berkata dengan enaknya untuk saya bertobat, tetapi dosa saya kan sudah sangat banyak, dan saya sudah sangat terikat. Jadi saya berpikir, untuk apa lagi saya bertobat, sampai sejauh mana Tuhan mau menerima saya? Sementara saya sudah bergelimpangan dengan dosa.
Di tengah kebimbangan hati, akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti sebuah ibadah. Kemudian saya mengambil sebuah keputusan penting untuk bertobat. Bahkan saya lebih dibukakan lagi, tentang Tuhan Yesus justru datang untuk orang yang terhilang.
Pada saat itu terjadi flashback kehidupan saya selama ini seperti video yang diputar ulang. Dan saya berpikir, mengapa saya bisa serusak dan sejahat itu?Biasanya dari mulut saya keluar kata yang sia-sia, makian, namun pada saat itu, mulut saya mengucap ampun kepada Tuhan. Saya yakin itu bukan dari saya, melainkan itu kuasa Tuhan. Tuhan kita adalah Tuhan yang luar biasa. Seterikat apapun pada suatu dosa, saya telah mengalami bagaimana Tuhan mengampuni saya.Pada saat saya bertobat, saya tahu bahwa Tuhan memberi saya kesempatan untuk hidup, Ia mengampuni saya. Itu merupakan hal yang luar biasa ketika saya mengetahuinya.
Saya mengalami perubahan yang sangat dahsyat. Saya berani meminta maaf kepada orang-orang yang telah saya sakiti. Saat ini saya hidup bahagia dengan saling mencintai dengan Tuhan, dengan isteri dan anak-anak saya. Saya dulu sangat bejat, tetapi Tuhan Yesus mampu mengubah hidup saya. Saya bisa berubah karena saya mengambil keputusan untuk mengikuti Tuhan Yesus. Bila saya bisa berubah, maka saya yakin Anda semua bisa berubah.

0 komentar:

Post a Comment

Ed Cole's Books

| Maximized Manhood | The Unique Woman | Real Man | Communication, Sex, and Money | Treasure Uncovering Patterns and Principles That Create Prosperity | Courage: Winning Life’s Toughest Battles | The Power of Potential | Irresistible Husband | Strong Men in Tough Times | Never Quit |

 
Copyright © 2011 JPS Cibubur | Powered by Blogger | Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Free Blogger Templates | Walgreens Printable Coupons
Top Bottom